Sepuluh Sahabat Yang Dijamin Masuk Surga

Oleh: Tim dakwatuna.com



“Dan orang-orang yang terdahulu lagi yang petama-tama (masuk Islam) di antara orang-orang Muhajirin dan Anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridho kepada mereka dengan mereka dan mereka ridho kepada Allah. Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang agung.” (Qs At-Taubah : 100)

Berikut ini 10 orang sahabat Rasul yang dijamin masuk surga (Asratul Kiraam).

1. Abu Bakar Siddiq ra.
Beliau adalah khalifah pertama sesudah wafatnya Rasulullah Saw. Selain itu Abu bakar juga merupakan laki-laki pertama yang masuk Islam, pengorbanan dan keberanian beliau tercatat dalam sejarah, bahkan juga didalam Quran (Surah At-Taubah ayat ke-40) sebagaimana berikut : “Jikalau tidak menolongnya (Muhammad) maka sesungguhnya Allah telah menolongnya (yaitu) ketika orang-orang kafir (musyrikin Mekah) mengeluarkannya (dari Mekah) sedang dia salah seseorang dari dua orang (Rasulullah dan Abu Bakar) ketika keduanya berada dalam gua, diwaktu dia berkata kepada temannya:”Janganlah berduka cita, sesungguhya Allah bersama kita”. Maka Allah menurunkan ketenangan kepada (Muhammad) dan membantunya dengan tentara yang kamu tidak melihatnya, dan Allah menjadikan seruan orang-orang kafir itulah yang rendah. Dan kalimat Allah itulah yang tinggi. Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” Abu Bakar Siddiq meninggal dalam umur 63 tahun, dari beliau diriwayatkan 142 hadiets.

2. Umar Bin Khatab ra.
Beliau adalah khalifah ke-dua sesudah Abu Bakar, dan termasuk salah seorang yang sangat dikasihi oleh Nabi Muhammad Saw semasa hidupnya. Sebelum memeluk Islam, Beliau merupakan musuh yang paling ditakuti oleh kaum Muslimin. Namun semenjak ia bersyahadat dihadapan Rasul (tahun keenam sesudah Muhammad diangkat sebagai Nabi Allah), ia menjadi salah satu benteng Islam yang mampu menyurutkan perlawanan kaum Quraish terhadap diri Nabi dan sahabat. Dijaman kekhalifaannya, Islam berkembang seluas-luasnya dari Timur hingga ke Barat, kerajaan Persia dan Romawi Timur dapat ditaklukkannya dalam waktu hanya satu tahun. Beliau meninggal dalam umur 64 tahun karena dibunuh, dikuburkan berdekatan dengan Abu Bakar dan Rasulullah dibekas rumah Aisyah yang sekarang terletak didalam masjid Nabawi di Madinah.

3. Usman Bin Affan ra.
Khalifah ketiga setelah wafatnya Umar, pada pemerintahannyalah seluruh tulisan-tulisan wahyu yang pernah dicatat oleh sahabat semasa Rasul hidup dikumpulkan, kemudian disusun menurut susunan yang telah ditetapkan oleh Rasulullah Saw sehingga menjadi sebuah kitab (suci) sebagaimana yang kita dapati sekarang. Beliau meninggal dalam umur 82 tahun (ada yang meriwayatkan 88 tahun) dan dikuburkan di Baqi’.

4. Ali Bin Abi Thalib ra.
Merupakan khalifah keempat, beliau terkenal dengan siasat perang dan ilmu pengetahuan yang tinggi. Selain Umar bin Khatab, Ali bin Abi Thalib juga terkenal keberaniannya didalam peperangan. Beliau sudah mengikuti Rasulullah sejak kecil dan hidup bersama Beliau sampai Rasul diangkat menjadi Nabi hingga wafatnya. Ali Bin Abi Thalib meninggal dalam umur 64 tahun dan dikuburkan di Koufah, Irak sekarang.

5. Thalhah Bin Abdullah ra.
Masuk Islam dengan perantaraan Abu Bakar Siddiq ra, selalu aktif disetiap peperangan selain Perang Badar. Didalam perang Uhud, beliaulah yang mempertahankan Rasulullah Saw sehingga terhindar dari mata pedang musuh, sehingga putus jari-jari beliau. Thalhah Bin Abdullah gugur dalam Perang Jamal dimasa pemerintahan Ali Bin Abi Thalib dalam usia 64 tahun, dan dimakamkan di Basrah.

6. Zubair Bin Awaam
Memeluk Islam juga karena Abu Bakar Siddiq ra, ikut berhijrah sebanyak dua kali ke Habasyah dan mengikuti semua peperangan. Beliau pun gugur dalam perang Jamal dan dikuburkan di Basrah pada umur 64 tahun.

7. Sa’ad bin Abi Waqqas
Mengikuti Islam sejak umur 17 tahun dan mengikuti seluruh peperangan, pernah ditawan musuh lalu ditebus oleh Rasulullah dengan ke-2 ibu bapaknya sendiri sewaktu perang Uhud. Meninggal dalam usia 70 (ada yang meriwayatkan 82 tahun) dan dikuburkan di Baqi’.

8. Sa’id Bin Zaid
Sudah Islam sejak kecilnya, mengikuti semua peperangan kecuali Perang Badar. Beliau bersama Thalhah Bin Abdullah pernah diperintahkan oleh rasul untuk memata-matai gerakan musuh (Quraish). Meninggal dalam usia 70 tahun dikuburkan di Baqi’.

9. Abdurrahman Bin Auf
Memeluk Islam sejak kecilnya melalui Abu Bakar Siddiq dan mengikuti semua peperangan bersama Rasul. Turut berhijrah ke Habasyah sebanyak 2 kali. Meninggal pada umur 72 tahun (ada yang meriwayatkan 75 tahun), dimakamkan di baqi’.

10. Abu Ubaidillah Bin Jarrah
Masuk Islam bersama Usman bin Math’uun, turut berhijrah ke Habasyah pada periode kedua dan mengikuti semua peperangan bersama Rasulullah Saw. Meninggal pada tahun 18 H di urdun (Syam) karena penyakit pes, dan dimakamkan di Urdun yang sampai saat ini masih sering diziarahi oleh kaum Muslimin.

27 Tanggapan

  1. Benarkah mereka langsung masuk surga? Mana ayatnya?

  2. yang pertama, mereka disebutkan dalam surat at-taubah:10, dalam tafsirnya mencakup 10 orang ini, dan diperkuat oleh sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam dalam berbagai kesempatan. Tidak langsung menyebutkan ke 10 – 10 nya, salah satunya cerita tentang Abdurrahman bin ‘Auf ini :

    Pada suatu hari, kota Madinah sedang aman dan tenteram, terlihat debu tebal yang mengepul ke udara, datang dari tempatketinggian di pinggir kota; debu itu semakin tinggi bergumpal-gumpai hingga hampir menutup ufuk pandangan mata. Anginyang bertiup menyebabkan gumpalan debu kuning dari butiran-butiran sahara yang lunak, terbawa menghampiri pintu-pintu kota, dan berhembus dengan kuatnya di jalan-jalan rayanya.

    Orang banyak menyangkanya ada angin ribut yang menyapu dan menerbangkan pasir. Tetapi kemudian dari balik tirai debu itu segera mereka dengar suara hiruk pikuk, yang memberi tahu tibanya suatu iringan kafilah besar yang panjang.

    Tidak lama kemudian, sampailah 700 kendaraan yang sarat dengan muatannya memenuhi jalan-jalan kota Madinah dan menyibukkannya. Orang banyak saling memanggil dan menghimbau menyaksikan keramaian ini serta turut bergembira dan bersukacita dengan datangnya harta dan rizqi yang dibawa kafilah itu ……

    Ummul Mu’minin Aisyah Radhiyallahu ‘Anha demi mendengar suara hiruk pikuk itu ia bertanya: “Apakah yang telah terjadi di kota Madinah�..?” Mendapat jawaban, bahwa kafilah Abdurrahman bin ‘Auf barn datang dari Svam membawa barang-barang dagangannya . .. Kata Ummul Mu’minin lagi: — “Kafilah yang telah menyebabkan semua kesibukan ini?” “Benar, ya Ummal Mu’ minin … karena ada 700 kendaraan…… !” Ummul Mu’minin menggeleng-gelengkan kepalanya, sembari melayangkan pandangnya jauh menembus, seolah-olah hendak mengingat-ingat kejadian yang pernah dilihat atau ucapan yang pernah didengarnya.
    Kemudian katanya: “Ingat, aku pernah mendengar Rasulullah Sholallahu ‘Alaihi Wa Salam bersabda:
    “Kulihat Abdurrahman bin’Auf masuk surga dengan perlahan-lahan!”

    Abdurrahman bin ‘Auf masuk surga dengan perlahan-lahan… ? Kenapa ia tidak memasukinya dengan melompat atau berlari kencang bersama angkatan pertama para shahabat Rasul.. ? Sebagian shahabat menyampaikan ceritera Aisyah kepadanya, maka ia pun teringat pernah mendengar Nabi Sholallahu ‘Alaihi Wa Salam Hadits ini lebih dari satu kali dan dengan susunan kata yangberbeda-beda.

  3. Berarti belum pasti ke-10 orang yg disebutkan namanya itu ya?

  4. 10 orang itu udah mendapat jaminan dari Allah masuk surga, melalui Sabda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam. Jadi udah dijamin…. Insya Allah

    Namun, ada di antara umat islam yang juga dijamin masuk surga karena amal-amal dan tentunya Rahmat dari Allah semata. Misalnya, orang yang meninggal dalam mengucapkan lafadz “Laa ilaa ha illallaah…, dengan ikhlas, maka ia akan masuk surga”

    begitu mas…

  5. Assalam.
    Akh,akh gmn dengan saya ya?Rasanya malu minta masuk surga sama Allah
    Abis dosanya banyak dan jg saya sptnya sulit mendekatkan hati n jiwa ini pd Allah.Tp sy mnt tlg sm ant doain saya y spy jd org yg senantiasa Muraqabatullah n bs menjauhi maksiat

  6. Wa’alaykumsalam warahmatullaah Wabarakaatuh

    akhi, justru itu, Allah Subhanahu Wa Ta’ala itu sangat senang kepadanya hamba-Nya yang bertaubat,
    “wa laa tai asuu min rohmatillaah” , dan janganlah engkau berputus asa dari rahmat Allah… itu aja kita pegang kuat 2 insya Allah kita akan menemukan energi , motivasi, semangat baru….untuk terus memperbaiki diri dan selalu mendekatkan diri kita kepada Allah ‘Azza Wa Jalla

    Insya Allah….kita saling mendoakan yuk…bukankah doa seorang mu’min pada mu’min lainnya tanpa sepengetahuannya akan dikabulkan oleh Allah? so tunggu apa lagi … :)

  7. Subhanallah, saya mendapat hikmah dan pelajaran yang banyak. Saya juga baru tahu bahwa do’a mu’min pada mu’min lainnya tanpa sepengetahuan akan dikabulkan, hati ini rasanya bahagia mendengarnya..

  8. nah, itulah salah satu bentuk indahnya ukhuwah islamiyah… Allah betul-betul Maha Adil …

  9. saya setuju dengan tentang 10 orang sahabat yang dijamin masuk sorga,tapi tentang orang yang diakhir hayat hanya dengan menyebut Laa ilaa ha illallaah juga akan masuk sorga.apa segampang itu masuk sorga? buat apa kita beramal? lebih baik menunggu akhir hayat aja dengan tahlil tadi….kalo saya berpendapat semua orang islam akan masuk surga kecuali yang enggan (sabda rasulullah SAW),masalah cuma kapan masuknya itu saja.ada yang duluan dan belakangan (masuk neraka dulu).

  10. sepengetahuan saya, akhir hayat itu adalah saat-saat yang paling menegangkan dalam hidup ini, karena ia menjadi penentu, kita akan khusnul khotimah atau sebaliknya. Dan yang saya tahu, untuk mengatakan lafadz tahlil itu tidaklah mudah ketika dalam kondisi sakaratul maut. apa yang biasa diucapkan, maka itulah yang akan dibawa di akhir hayat, kalo ada orang yang biasa mengumpat dan belum sempet bertaubat, maka kebiasaan itulah yang akan ia bawa, yaitu mengumpat, na’udzubillahi min dzaalik. Jadi tidak semudah yang kita bayangkan,tinggal tahlil, masuk surga…., itu yang pertama

    yang kedua, dalam sebuah hadits Rasulullah Shallallahu’Alaihi Wa Sallam, yang intinya, bahwa barangsiapa yang mengucapkan lafadz tahlil dengan hati yang penuh keyakinan, maka dia akan masuk surga.

    betul kata mas…memang masuk surga, tapi tidak menutup kemungkinan untuk dicuci dulu dosanya di neraka, na’udzu billahi min dzaalik… Allah Yang maha BErkehendak…

    dan golongan yang masuk surga tanpa hisab (langsung masuk surga) itu sangat sedikit sekali, yaitu orang-orang yang bener2 bertaqwa pada Allah Ta’ala….

    intinya bro….dalam hidup ini , kalo mau sukses, butuh 3 hal pokok… yang bisa kita kutib dari Al-Qur’an surat At-Taubah : 20

    Beriman -> Berhijrah -> Berjihad
    Evaluasi, keyakinan , dan kemauan -> Perubahan -> Sungguh-sungguh

    INsya AllaH
    semoga bermanfaat

  11. ass. absen nih! :) bagus tuh artikelnya, boleh copas ke blog saya kan? males nyari lagi :) ridho ya :)

  12. boleh…monggo kerso
    semoga bermanfaat

  13. ass.
    subhanallah….
    semoga yang buat artikel dan baca masuk surga
    Amin……
    kpd yang baca jng lp krm doa tuk sodara2 qta yg sdng memperjuangkan islam di palestin
    Allahu Akbar!!!

  14. “wa laa tai asuu min rohmatillaah”

    kalau yang dimaksud adalah QS Yusuf ayat 87 maka transliterasinya mustinya berbunyi;

    wa laa tai asuu mir rauillah bukan rohmatillah

    wallahu a’lam

  15. “wa laa tai asuu min rohmatillaah”

    kalau yang dimaksud adalah QS Yusuf ayat 87 maka transliterasinya mustinya berbunyi;

    wa laa tai asuu mir rauhillah bukan rohmatillah

    wallahu a’lam

  16. Abu dzar al-ghiffari adalah sahabat Rasullullah saw yang diklai sebagai orang yang paling jujur dikolong langit….kenapa beliau tidak termasuk ke dalam 10 orang itu ya? apakah sahabat-sahabar beliau saw yang lain juga blm dijamin masuk surga?

  17. begini mas edrian….Allah Subhanahu wa Ta’ala tentu punya penilaian tersendiri terhadap sahabat-sahabat Rasulullah, dan Rasulullah pun hanya sebagai penyampai berita gembira itu…jadi Allahu’alam (Allah yang Lebih Tahu)…betul nggak ???

    Walaupun kita tahu kualitas sahabat selevel Abu Dzar Al-Ghiffari juga tidak bisa diragukan lagi….mantab banget…. :)

  18. bagaimana kiat kita bisa masuk sorga sedangkan kita berbuat kebajikan itu rasanya sangat susah kayaknya kita kan merindukan mati tapi takut masuk neraka

  19. bagaimana kiat kita bisa masuk sorga sedangkan kita berbuat kebajikan itu rasanya sangat susah kayaknya, kita kan merindukan mati tapi takut masuk neraka tolong dong kasih saran dan sangat ditunggu saranya makasih ya

  20. kiat masuk surga…simple aja kok…PERJUANGAN, itu dia…perjuangan melawan hawa nafsu…dengan senjata iman dan taqwa…mau tidak mau, harus kerja keras, surga tak didapati dengan berkedip semata, namun dengan peluh keringat, kerja keras, bahkan para sahabat Rasulullah pun harus merelakan jiwa , darahnya untuk menemukan syurga dalam kesyahidan di medan perang….

    dalam hidup ini ada 3 P : akan selalu ada Pilihan, butuh Perjuangan , akan ada Pertanggungjawaban…

    ganbatte…selamat berjuang

  21. ternyata si Momet adalah Tuhan. Buktinya bisa menjamin seseorang masuk sorga. Tapi ya itu, sorganya momet (PANAS). Please deh

  22. amantubillahi wa rasuuli (aku beriman kepada ALLAH dan RasulNya) semoga kita semua termasuk orang-orang yang berada di barisan Rasulullah saw di yaumil akhir kelak dan ikut masuk syurga bersama beliau dan orang-orang shalih…

  23. Salam ‘alaik dari malaysia,
    akhi /ukhti saya mohon keizinan untuk mengcopy dan meletakkan animasi Islam di page ini ke dalam page blog saya.

    Moga rahmat buat mu daripadaNya berterusan..
    Moga terus istiqamah menjadi penyambung ‘lidah nabi” (menyampaikan dakwah dan Islam)

    Wassalam
    Dan dahulukan dengan ucapan terima kasih.

  24. kalangan Ahlusunnah yang sering mendengar akan adanya hadis yang menyatakan jaminan Rasul terhadap 10 sahabat beliau untuk masuk sorga.

    Anehnya, hadis yang terkenal itu selain tidak diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim, juga tidak pernah dijadikan argumen khalifah pertama dan kedua dalam pemilihan mereka sebagai khalifah.

    Padahal jika hadis Rasul itu memang benar adanya maka itu juga dapat dijadikan penguat akan legalitas kekhalifahan mereka.

    Namun, ternyata hadis itu memiliki ‘tanda tanya besar’ yang mengakibatkan kita meragukan kebenarannya.
    Hadis itu memiliki dua sandaran (sanad) yang kedua-duanya tidak dapat dipercaya.

    Sanad pertama hadis itu kembali kepada pribadi yang bernama Humaid bin Abdurrahman bin Auf, dimana konon Umaid menukil hadis tersebut dari ayahnya, Abdurrahman. Padahal sewaktu ayahnya meninggal, Humaid masih berusia kanak-kanak, 10 tahun. (Tahdzib at-Tahdzib 3/40)

    Sanad kedua kembali kepada pribadi Abdullah bin Dzalim dimana kepribadiannya sangat ditentang oleh para ulama ilmu hadis Ahlusunnah sendiri, seperti: Bukhari, Ibnu ‘Adi, Aqili dan selainnya. (Tahdzib at-Tahdzib 5/236, adz-Dzu’afaa’ al-Kabir 2/267, al-Kamil fi adz-Dzu’afaa’ 4/223)

    Jika hadis itu tidak dapat dipertangungjawabkan maka masihkah kita akan menggembar-gemborkan keutamaan 10 sahabat itu sebagai “yang mendapat jaminan masuk sorga” (‘asyrah mubassyariin bil jannah) oleh Allah melalui lisan suci Rasulullah? Pada zaman siapakah dan atas perintah siapakah hadis itu dibuat? Silahkan teliti kembali untuk membuka hakekat pemalsuan atas nama Rasul itu…!

  25. Kalo menurut saya, para sahabat nabi itu selalu mengikuti prilaku nabi karena Nabi adalah contoh yang baik buat kita semua, apakah masuk surga atau tidak , itu hanya Allah SWT dan rasulnya yang mengetahuinya, karena amalan juga harus ada niatnya karena niat itu tersembunyi jauh didalam hati,maka hanya Allah saja yang tau sehingga hanya niat yang karena Allah semata, yang ada jaminan dari Allah.

  26. [...] bungakehidupan.wordpress.com [...]

  27. Saya sangat senang dengan jawaban mas…terimaksih atas ilmu nya…salam kenal

Tinggalkan Balasan