Bismillah, saudaraku, kehidupan dunia yang terus berjalan ini membawa kita pada mimpi mimpi indah di masa mendatang. Ada yang bercita-cita, bermimpi, dan berharap menjadi orang yang kaya, banyak harta, rumah mewah, mobil bagus dan mahal, istri cantik, karir berada di puncak, keluarga bahagia, dan “goal-goal” indah yang sudah tersematkan dalam hati.
Berbagai upaya pun dilakukan, mulai membuat planning di lembaran tertulis, ato cukup dalam hati, men-setting ini dan itu agar goal tercapai, menyingkirkan berbagai penghalang kesuksesan, kerja keras banting tulang (entah tulang siapa ato mungkin penjagal sapi yang sering banting tulang sapi
), dan sederet daftar panjang planning meraih sukses.
kata ’sukses’ pun membuat setiap orang yang merenungkannya harus berbeda pemahaman tentang arti kesuksesan. Ada yang sukses itu diartikan sebagai kaya raya hartanya, ada yang sukses itu dilambangkan pada kepemilikan berbagai macam usaha, ada yang sukses itu kalo banyak anak
, ato banyak istri, jabatan tinggi, dan definisi definisi sukses yang lain.
Namun, tidak jarang dia antara kita, orang2 yang sedang mengejar kesuksesan … .. berjatuhan di jalan perjuangan. Entah apakah itu karena kurang maksimal usahanya, ato karena merasa apa yang didapatkan tidak sesuai harapan dan keinginan.
Saudaraku, kita memang harus berusaha maksimal, berdoa, konsisten dalam memperjuangkan harapan-harapan kita agar tercapai dengan baik, namun, hal terpenting setelah kita berdoa, berusaha secara maksimal, adalah … bertawakkal. Ya… bertawakkal kepada Allah -lah yang akan menjadikan kita lebih kuat dan lebih tegar dalam menjalani setiap proses dan takdir yang Allah tentukan untuk kita … apakah itu sesuai dengan harapan ato tidak.
Dan Allah lebih tahu terhadap apa yang kita butuhkan dibandingkan diri kita sendiri …. Dan, setiap apa yang Allah berikan itu adalah hal yang terbaik untuk kita. Meskipun kita suliiiiiiiiit dan beraaaaaat untuk menerimanya. However, bagaimanapun juga …. life must go on ..hidup ini harus terus berjalan, tidak berhenti hanya karena belum berhasil . Bumi Allah itu luas … kenapa hati kita jadi sempit banget ??? Masih banyak jalan menuju Mekkah dan Madinah, dn setiap jalan itu pasti akan ada tantangan, halangan, dan rintangan, baik ringan ato berat .
Namun, yakinlah dibalik setiap kesulitan ada kemudahan, fainna ma’al usri yusro .… dibalik tantangan ada kenikmatan, di balik rempeyek ada udang
. Dan dibalik takdir Allah ada hikmah yang begitu mendalam dan proporsional dengan kehidupan kita. So, mengapa harus berkecil hati … ??
salamdarinanda ![]()
“karena Berharap kepada Allah , adalah pengharapan yang tak pernah membuat kita kecewa”
DIarsipkan di bawah: belajar Islam






























































